Etika Bisnis dalam Perpektif Ekonomi Syari'ah
SISTEM PEMBAYARAN GOOGLE PLAY BILLING DALAM PERSPEKTIF ETIKA BISNIS BISNIS SYARI’AH
DOI:
https://doi.org/10.69776/ikhtiyar.v3i2.289Kata Kunci:
Google play billing- etika bisnisAbstrak
Perkembangan ekonomi digital telah mendorong munculnya berbagai sistem pembayaran elektronik, salah satunya Google Play Billing yang digunakan dalam transaksi pembelian aplikasi, konten digital, dan layanan berlangganan di platform Google Play Store. Sistem pembayaran ini memberikan kemudahan, kecepatan, dan efisiensi bagi konsumen serta pelaku usaha digital. Namun, di sisi lain, mekanisme potongan biaya layanan, ketentuan kontraktual sepihak, serta keterbatasan alternatif pembayaran menimbulkan pertanyaan dari perspektif etika bisnis syari’ah, khususnya terkait prinsip keadilan, transparansi, dan keseimbangan hak dan kewajiban para pihak dalam transaksi muamalah.
Artikel ini bertujuan untuk menganalisis sistem pembayaran Google Play Billing dalam perspektif etika bisnis syari’ah dengan menggunakan pendekatan normatif dan konseptual. Analisis difokuskan pada kesesuaian praktik Google Play Billing dengan prinsip-prinsip etika bisnis Islam, seperti kejujuran (ṣidq), keadilan (‘adl), kerelaan (tarāḍī), serta larangan eksploitasi dan ketidakjelasan (gharar). Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun Google Play Billing secara umum memenuhi unsur kemudahan dan efisiensi transaksi, terdapat beberapa aspek yang perlu dikritisi dari sudut pandang etika bisnis syari’ah, terutama terkait transparansi biaya dan posisi tawar pelaku usaha kecil, sehingga diperlukan evaluasi berkelanjutan agar sistem pembayaran digital dapat sejalan dengan nilai-nilai syari’ah dan kemaslahatan bersama.




